SMK Telagasari Rakit Mesin Insinerator Destilas Ramah Lingkungan
SMK Telagasari Rakit Mesin Insinerator Destilas Ramah Lingkungan
KABARKARAWANG – Wakil Bupati (Wabup) Karawang, Maslani, meninjau langsung berbagai inovasi teknologi tepat guna hasil karya pelajar dalam kunjungan kerjanya ke SMK PGRI Telagasari.
Pantauan di lokasi, Rabu (17/6), di antara deretan inovasi yang dipamerkan, sebuah mesin ramah lingkungan bernama Insinerator Destilasi sukses mencuri perhatian orang nomor dua di Karawang tersebut.
Mesin rakitan siswa ini dirancang khusus untuk mengurai persoalan limbah dengan cara mengubah sampah plastik atau biomassa menjadi bahan bakar minyak (BBM) alternatif setara solar dan premium.
Kepala SMK PGRI Telagasari, Yanyan Sopyanudin, mengungkapkan bahwa alat ini sangat prospektif untuk langsung diterapkan di tengah masyarakat karena efisiensinya yang tinggi dan biaya produksi yang sangat terjangkau.
“Masalah sampah ada di semua area. Insinerator ini bisa menjadi solusi komunal karena untuk skala lingkungan RT, alat ini bisa dibuat dengan bujet di bawah Rp2 juta,” ujar Yanyan saat mendampingi Wakil Bupati.
Menurutnya, inovasi ini lahir dari kolaborasi lintas kompetensi 1.740 siswa yang tersebar di lima jurusan keahlian, yakni Teknik Mesin, Teknik Mekanik Industri, Rekayasa Perangkat Lunak (RPL), Teknik Kendaraan Ringan (TKR/Otomotif), dan Teknik Pengelasan.
Secara teknis, alat ini bekerja dengan metode pirolisis, yaitu membakar sampah plastik di dalam reaktor tangki hitam besar tanpa oksigen.
Uap panas yang dihasilkan kemudian dialirkan menuju pipa kondensor untuk didinginkan (kondensasi) hingga mengembun menjadi cairan minyak.
“Dari hasil uji coba, performa alat ini terbilang produktif; setiap 10 kilogram sampah plastik yang diolah mampu menghasilkan sekitar 8 liter minyak cair,” katanya. (*)
Komentar via Facebook